Sabtu, 24 September 2011

mengetahui penipuan berkedok beasiswa


Semakin banyaknya lembaga donor pemberi beasiswa membuat orang-orang tak bertanggungjawab melakukan penipuan dengan dalih memberikan beasiswa. Agar tak terjebak dengan aksi ini, kenali tanda-tanda penipuan dengan mengatasnamakan beasiswa. Kuncinya, selalu lakukan cek dan ricek!
Banyak penipuan beasiswa yang banyak memiliki kesalahan dalam ejaan dan tata letak kalimat di website mereka. Contohnya, mereka menuliskan Scholorship bukan Scholarship.

1. Tidak ada nomor telepon
Tidak adanya nomor telepon menjadi salah satu ciri penipuan. Walau pun ada alamat email, penipu jarang menggunakan nomor telepon. Karena hal ini memudahkan dirinya untuk ditelusuri.

2. Tidak ada pemenang beasiswa sebelumnya
Jika tidak pernah ada catatan yang memenangkan beasiswa tersebut sebelumnya, beasiwa tersebut kemungkinan besar penipuan. Namun, hal ini tidak selalu terjadi. Beasiswa yang baru, jelas tidak memiliki pemenang sebelumnya. Oleh karena itu, jangan mengabaikan beasiswa karena poin ini saja. Tapi, jika anda melihat tanda-tanda yang sama dengan tanda-tanda dibawah ini, maka berhati-hatilah.

3. Pengaruh besar dari sponsor

Metode ini seringkali digunakan oleh penipu beasiswa. Hindari beasiswa yang mengaku dekat dengan sponsor.

4. Biaya aplikasi

Beberapa penipuan beasiswa menghasilkan uang dari pengisian aplikasi. Tidak pernah ada beasiswa yang menarik biaya aplikasi. Kebanyakan penipuan ini mengambil uang sekitar 10 dollar AS sampai 20 dollar AS. Namun, ada juga beberapa yang mengambil pungutan mulai dari yang paling rendah 2 dollar AS hingga 5.000 dollar AS.
Mereka akan berupaya meyakinkan Anda bahwa mereka benar-benar bertanggungjawab. Dan mereka hanya mencari pelamar yang benar-benar serius. Jangan percayai mereka. Tinggalkan aplikasi beasiswa seperti itu dengan segera.

5. Pemberitahuan melalui telepon
Normalnya, para pemberi beasiswa memberitahukan lewat surat. Jika Anda mendapatkan panggilan melalui telepon, Anda harus berhati-hati. Mintalah nama dan nomor telepon mereka, katakan Anda akan menelepon kembali.
Selanjutnya, kunjungi website resmi pemberi beasiswa dan hubungi sponsor beasiswa. Tanyakan kepada mereka tentang nama dan nomor telepon orang yang menghubungi Anda tadi. Jika nama tersebut benar, maka hubungi mereka kembali. Hal ini bisa Anda lakukan untuk mencegah penipuan yang ingin mendapatkan informasi pribadi Anda.

6. Klaim memiliki sponsor luar biasa
Waspadalah dengan klaim beasiswa dari organisasi palsu. Misalnya, jika beasiswa disponsori oleh Better Bussiness Bureau atau beberapa perguruan tinggi, selidiki klaim mereka. Hubungi organisasi tersebut dan tanyakan apakah organisasi atau perguruan tinggi tersebut memang mengeluarkan beasiswa.
7. Pelayanan kasar
Jika sponsor beasiswa berlaku kasar atau marah ketika Anda mengajukan pertanyaan, berhati-hati dan lebih teliti dengan pihak yang menawarkan beasiswa ini.

8. ”First come, first served!”

Ungkapan ini akan dikatakan oleh sponsor beasiswa berkedok penipuan. Hal tersebut dikatakan karena tidak adanya batas waktu pengiriman aplikasi. Sebab, siapa yang pertama mengurus, dia yang akan mendapatkan beasiswa tersebut. Luangkan waktu untuk mempertanyakan setiap pertanyaan untk aplikasi beasiswa yang diajukan.

9. Jaminan untuk menang
Hal ini sangat normal bagi para pencari beasiswa. Jika beasiswa menawarkan atau menjamin Anda akan menang dan bisa mendapatkan beasiswa, carilah keabsahannya. Dua mesin pencari beasiswa yang bisa digunakan: http://www.fastweb.com/ dan College Board
10. Perusahaan yang baru terbentuk
Biasanya beasiswa diberikan oleh perusahaan yang sudah lama terbentuk. Jika perusahaan yang menawarkan beasiswa masih baru, bisa jadi itu adalah penipuan. Selanjutnya, Anda bisa mencari tahu daftar perusahaan baru untuk referensi.
11. Meminta informasi pribadi secara detil
Beberapa penipuan beasiswa akan meminta informasi keuangan pribadi dari para pelamar beasiswa. Jika mereka mendapatkan informasi pribadi anda seperti nama anda, tanggal kelahiran, kartu kredit, rekening bank, kartu kredit, atau nomor jaringan sosial. Para penipu beasiswa dapat melakukan pencurian identitas. Oleh karena itu, jika ada yang meminta informasi pribadi anda, segera tutup telepon.
12. Menawarkan pengisian aplikasi beasiswa
Trik ini sangat jelas penipuan. Bagaimana mungkin sebuah perusahaan mengisikan aplikasi beasiswa untuk Anda? Mereka tidak mungkin menuliskan esai untuk Anda. Mereka tidak bisa mengumpulkan surat rekomendasi. Mereka bahkan tidak bisa mengisikan formulir informasi pribadi Anda, jika Anda tidak memberi tahu mereka. Selalu hindari situs yang mengatakan akan mengisikan aplikasi beasiswa untuk anda.

13. Dinyatakan mendapatkan beasiswa yang tak pernah diikuti

Beberapa penipuan beasiswa akan menghubungi orang secara acak dan mengatakan bahwa mereka memenangkan beasiswa. Seringkali penipu mengatakan meminta nomor rekening Anda sebelum hadiah dikirim. Jika Anda mendapatkan pesan bahwa Anda memenangkan beasiwa yang tidak pernah Anda daftar, cari sponsor beasiswa yang menawarkan uang tersebut. Ketika mereka mengatakan bahwa Anda harus membayar untuk mendapatkan beasiswa tersebut, tutup saja telponnya.

14. Cermati kesalahan kecil
Anehnya, banyak penipuan beasiswa yang banyak memiliki kesalahan dalam ejaan dan tata letak kalimat di website mereka. Contohnya, mereka menuliskan ”Scholorship” bukan ”Scholarship”. Jika ada aplikasi beasiswa yang salah dalam penggunaan bahasa Inggris, selidikilah beasiswa itu, mungkin itu adalah penipuan.

15. 50 persen pelamar mendapatkan beasiswa

Jika beasiswa mengaku bahwa 50 persen siswa cerdas yang membuat aplikasi telah berhasil mendapatkan beasiswa, itu adalah penipuan. Hindari beasiswa yang bertipe seperti ini.

16. Alamat PO Box

Jika beasiswa melampirkan alamat kantor berupa PO Box atau alamat tempat tinggal, kemungkinan itu adalah penipuan. Karena kebanyakan beasiswa menuliskan alamat bisnis yang sah
17. Biaya lain-lain
Beberapa beasiswa palsu mengenakan biaya lain-lain kepada pelamar. Mereka mencoba meyakinkan Anda bahwa Anda harus membayar biaya perangko, pajak, dan lain-lain sebelum Anda mendapatkan beasiswa hibah. Beasiswa sah akan mengurangi biaya tambahan kepada mahasiswa.

18. Menyamar sebagai organisasi nirlaba

Banyak penipuan beasiswa yang menyamar sebagai organisasi nirlaba. Hanya karena nama perusahaan memiliki embel-embel ”fund” atau ”foundation”, bukan berarti itu sebuah organisasi nirlaba besar. Bisa saja itu sebuah bisnis yang mencari keuntungan atau penipuan.
Intinya, tetap waspada, dan teliti!

pengertian dan genre anime/manga


Anime
Anime (アニメ) (baca: a-ni-me, bukan a-nim) adalah animasi khas Jepang, yang biasanya dicirikan melalui gambar-gambar berwarna-warni yang menampilkan tokoh-tokoh dalam berbagai macam lokasi dan cerita, yang ditujukan pada beragam jenis penonton. Anime dipengaruhi gaya gambar manga, komik khas Jepang.
Kata anime tampil dalam bentuk tulisan dalam tiga karakter katakana a, ni, me (アニメ) yang merupakan bahasa serapan dari bahasa Inggris "Animation" dan diucapkan sebagai "Anime-shon".
Anime pertama yang mencapai kepopuleran yang luas Astro Boy karya Ozamu Tezuka pada tahun 1963. Sekarang anime sudah sangat berkembang jika dibandingkan dengan anime zaman dulu. Dengan grafik yang sudah berkembang sampai alur cerita yang lebih menarik dan seru. Masyarakat Jepang sangat antusias menonton anime dan membaca manga. Dari anak-anak sampai orang dewasa. Mereka menganggap, anime itu sebagai bagian dari kehidupan mereka, Hal ini yang membuat beberapa televisi kabel yang terkenal akan beberapa film kartunnya, seperti Cartoon Network dan Nickelodeon mengekspor kartunnya. Sekarang anime menjadi sebuah bisnis yang menggiurkan bagi semua orang, dan banyak juga orang yang memanfaatkan hal ini untuk sebuah tindakan kejahatan. Pembuat anime itu sendiri disebut animator.Para Animator itu bekerja disebuah perusahaan media untuk memproduksi sebuah anime. Di dalam perusahaan itu, terdapat beberapa animator yang saling bekerja sama untuk menghasilkan sebuah anime yang berkualitas. Tapi sangat disayangkan, gaji dari para animator tersebut kecil jika dibandingkan dengan kerja keras mereka. Hal ini yang membuat para animator enggan untuk bekerja secara professional. Mereka merasa hal itu tidak sebanding dengan usaha yang telah mereka lakukan. Para animator itu sendiri sering disebut Seniman Bayangan. Karena mereka bekerja seperti seorang seniman yang berusaha mengedepankan unsur cerita dan unsur intrinsiknya.
Pembajakan juga mempersulit para animator untuk mendapatkan keuntungan penuh dari hasil kerja keras mereka, meski ternyata juga ada "gosip" yang mengatakan bahwa ada juga pihak produsen anime itu sendiri yang menyebarluaskan karya mereka di luar jalur perdagangan resmi (mungkin gratisan atau dibajak) dengan tujuan untuk lebih memopulerkan hasil karya mereka.
Tidak sedikit yang orang yang pergi ke Jepang untuk belajar mengenai pembuatan anime (dan manga tentunya) karena tertarik setelah melihat berbagai anime yang telah menyebar ke berbagai pelosok dunia di berbagai benua. Adapun pihak yang membuat hasil karya yang serupa atau bahkan mungkin meniru ciri anime, misalnya Korea dan beberapa negara Asia lainnya.
Teknologi CG (Computer Graphics) dan Teknologi Visual, Komputer dsb telah mempermudah pembuatan anime sekarang ini, karena itu ada yang menganggap bahwa kualitas artistiknya lebih rendah dibandingkan dengan anime masa lalu. Hanya saja perlu diperhatikan bahwa kualitas gambarnya pun sekarang ini lebih nikmat dilihat dan lebih mudah dimengerti karena gambarnya lebih proporsional dan warnanya lebih bagus, ditambah keberadaan teknologi HD.

Manga
Manga (漫画) (baca: man-ga, atau ma-ng-ga) merupakan kata komik dalam bahasa Jepang; di luar Jepang, kata tersebut digunakan khusus untuk membicarakan tentang komik Jepang. Mangaka (漫画家) (baca: man-ga-ka, atau ma-ng-ga-ka) adalah orang yang menggambar manga



















Genre dan istilah manga/anime :
     Action 
Gambaran cerita disajikan dalam urutan tindakan yang cepat dan terasa dalam hal pengembangan karakter. Plot utama mengisahkan tentang interaksi moral antara karakter “baik” dan “buruk” yang dimainkan dengan kekerasan dan kekuatan fisik. Protagonis biasanya digambarkan dalam pertarungan melawan penjahat, atau pahlawan kesepian yang berjuang melawan kejahatan dan ketidakadilan. Alur cerita sering berubah dan secara visual menggambarkan situasi perkelahian, ledakan, dan akrobatik.
Adventure
Anime/manga ber-genre petualangan ceritanya selalu berkisar pada protagonis yang berada dalam suatu perjalanan atau situasi yang legendaris untuk mencapai tujuan tertentu atau misi yang harus diselesaikan. Dalam perjalanannya, tokoh utama akan menemui kesulitan dan berada dalam situasi yang berbahaya. Cerita petualangan bisa memiliki beberapa elemen fantasi atau supernatural.
Comedy
Genre ini menonjolkan segi humor, kecenderungan perilaku yang mengundang tawa dan hiburan. Komedi dapat berisi berbagai variasi dari elemen kejutan, konflik, perulangan, ambiguitas atau paradoks. Alur cerita dalam anime/manga komedi biasanya mirip kenyataan, namun tidak nyata, dengan karakter yang bereaksi berlebihan dan tidak rasional. Walaupun begitu, cerita juga menyentuh perasaan dan emosi. Biasanya genre ini memiliki akhir yang bahagia.
Drama
Narasi dan jalan cerita dalam drama berjalan lebih lembut dan dalam dibandingkan genre lainnya. Genre ini bergantung pada pengembangan yang dalam mengenai karakter yang menghadapi problematika yang emosional dalam hidupnya. Cerita drama dimaksudkan untuk membangkitkan emosi dan menangkap perhatian penonton, dengan berputar dalam asmara yang gagal atau persahabatan, situasi keluarga yang sulit, tragedi, penyakit atau keterbatasan fisik. Kadang jalan cerita berubah menjadi tidak masuk akal dan terlalu sentimental.
Ecchi
Digunakan untuk menyebut genre anime/manga yang mengandung konten seksual yang samar, namun tidak mengumbar seks atau pornografi. Anime/manga ecchi mengandung banyak humor seksual dan peristiwa slapstick. Ciri khas anime/manga ecchi yaitu karakter perempuan dengan dada berukuran besar, berpakaian ketat dan provokatif.
Fantasy
Genre ini menggunakan unsur magis dan supernatural sebagai alur cerita utama. Dalam komik dengan genre ini, pembaca diajak ke dunia yang baru dengan elemen-elemen yang aneh dan tidak biasanya. Dunia semacam itu bisa separuhnya (berimpitan dengan dunia normal) atau sama sekali dunia yang baru. Cerita biasanya membahas mengenai pertempuran antara si baik dan si jahat atau seorang karakter utama yang heroik dalam perjalanannya menuju suatu misi dibekali kemampuan menakjubkan.
Gender Bender
Genre ini menceritakan pertukaran gender seseorang dengan lawan jenisnya yang biasanya terjadi secara rasional maupun secara magis. Cerita yang diangkat biasanya seputar bagaimana karakter tersebut menjalani kehidupan dengan gender barunya dan usaha untuk kembali. Tidak hanya sesimpel bertukar baju, bisa bertukar jiwa maupun badan dengan lawan jenis.
Harem
Diartikan sebagai “sejumlah perempuan yang berasosiasi dengan satu laki-laki”. Dalam anime/manga, cerita digambarkan dengan tiga atau lebih wanita menarik yang terikat asmara dengan satu pria yang sama. Pria sering digambarkan sebagai tipe biasa sedangkan para wanita adalah tipe populer. Genre harem tidak mengandung gambaran seks atau erotisme.
Historical
Genre dengan alur cerita berdasarkan peristiwa historis dan orang terkenal. Beberapa karya seni historis berusaha secara akurat menggambarkan kejadian historis atau biografi, sementara lainnya menggunakan latar belakang sejarah untuk menceritakan kisah fiksi atau dramatis.
Horror
Genre ini berisi tema keabnormalan, menakutkan, dan mengerikan. Tujuan utama dari anime/manga horor adalah untuk menakuti atau menghantui pembaca. Objek dalam komik horor bermacam-macam, bisa dari hantu, jiwa setan, zombie, atau pembunuh gila. Dalam genre ini biasanya tokoh terlibat dalam hal magis dan kemudian berusaha untuk menyelamatkan hidupnya maupun orang lain.
Josei
Dalam bahasa Jepang, “Josei” berarti wanita. Dalam anime/manga, genre ini dimaksudkan untuk para dewasa muda. Secara konten dan visual, cerita lebih nyata dan tertata. Alur cerita fokus pada kehidupan wanita muda dewasa dengan setting pekerjaan, pernikahan, dan anak. Josei biasanya lebih dewasa dan eksplisit dibandingkan shojo.
Martial Arts
Ini adalah sub-genre dari “Action”. Karakternya adalah jumlah aksi perkelahian yang banyak dengan berbagai tipe dari ilmu bela diri serta sejumlah senjata asia.
Mecha
Berasal dari kata “meka” dari kata “mechanical”. Di Jepang, “mecha” digunakan untuk menjelaskan seluruh objek mekanis termasuk mobil, komputer, dan alat lainnya. Dalam anime/manga Jepang, alur utama biasanya fokus pada peralatan persenjataan canggih, kendaraan super, serta para pengendaranya yang biasanya remaja.
Mystery
Biasanya berbentuk cerita detektif fiksi. Alur cerita berputar pada detektif (profesional maupun amatir) yang berusaha memecahkan suatu kasus, fokus pada elemen teka-teki dan solusi logisnya. Lainnya, genre ini berfokus pada misteri yang bersifat supranatural, tanpa unsur kriminal. Persamaannya adalah, cerita misteri mengandung unsur drama, ketegangan, pengembangan karakter, ketidakpastian dan putaran kejutan, dengan detektif sebagai pemeran utama.
Psychological
Genre ini mengandung cerita yang rumit dan berpusat pada kondisi mental pemeran utama. Perilaku yang bersinggungan dengan masalah mental, walaupun kadang tak terlihat jelas bahwa karakter utama mengalami masalah mental. Cerita berputar pada masalah antara kenyataan dan mimpi, benar dan salah, atau baik dan jahat.
Romance
Alur utama berkisar pada hubungan asmara antar karakter utama. Diawali dengan perjumpaan pertama yang mengawali percintaan yang kemudia menghadapi berbagai cobaan dari berbagai pihak. Umumnya, cerita seperti ini memuaskan secara emosional dan memiliki akhir yang bahagia.
School Life
Genre ini bercerita mengenai karakter yang berumur pelajar dan lika-liku kehidupan di sekolah. Peristiwa yang dialami semasa sekolah menjadi poin utama genre ini dan memiliki unsur-unsur genre lain seperti drama, komedi, atau ecchi.
Sci-fi
Sci-fi atau science-fiction bercerita mengenai kehidupan di masa depan dan segala teknologi canggih yang ada pada masa itu. perkembangan teknologi yang mempengaruhi kehidupan manusia. Tema populer yang sering diangkat adalah kehidupan manusia di luar angkasa atau melibatkan keberadaan alien.
Hentai (変態 atau へんたい)
 adalah sebuah kata dalam bahasa Jepang yang memiliki pengertian "penampilan yang aneh" atau "abnormalitas". Bagaimanapun, dalam percakapan sehari-hari, hentai sering diartikan sebagai "mesum" atau "porno" dan sering digunakan di banyak negara selain Jepang untuk menyebut game, anime, atau manga yang menampilkan adegan seksual atau pornografi. Di Jepang sendiri, hentai tidak berarti game, anime, atau manga porno; orang Jepang lebih memilih menggunakan kata "jū hachi kin" (18禁; untuk 18 tahun ke atas), "ecchi/H anime" (seksual/anime pornografi) "eroanime" (エロアニメ; singkatan dari erotic anime), atau "seinen" (成年; dewasa, istilah yang mungkin rancu dengan kata 青年 pemuda) untuk merujuk pada hal-hal tersebut.
Seinen (青年漫画)
Secara harfiah diartikan sebagai pria dewasa muda. Istilah ini digunakan untuk anime/komik dengan audiens pria 18-30 tahun. Bagian terpenting dalam seinen adalah alur yang sangat nyata, menggambarkan naik-turunnya kehidupan sehari-hari. Cerita fokus pada pengembangan karakter, asmara dan hubungan yang disajikan dengan sangat nyata, dalam, dan dewasa.
Shotacon
Istilah shotacon berasal dari istilah Jepang “shotaro complex” yang mengacu pada karakter Shotaro pada serial Tetsujin 28-go. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan ketertarikan seksual kepada lelaki dibawah umur. Shotacon biasanya menceritakan hubungan antara wanita dewasa dan lelaki muda. Jika sebaliknya (ketertarikan pada perempuan muda) maka disebut Lolicon.
Shoujo (少女)
Istilah “shoujo” berarti perempuan muda dalam bahasa Jepang. Istilah ini digunakan dalam anime/manga dengan audiens perempuan berumur 10-18 tahun. Cerita ini berfokus pada hubungan romantis dan emosional pada karakter utamanya.
Shoujo Ai
Secara harfiah berarti “cinta perempuan”. Ceritanya mengacu pada hubungan asmara antara karakter perempuan.
Shounen  (少年漫画) atau shōnen (少年, diucapkan shounen)
Secara harfiah berarti “laki-laki”, umumnya dipakai dalam anime/manga dengan audiens lelaki berumur 10-17 tahun. Karakteristik dari genre ini adalah: alur cerita yang berjalan cepat, plot yang penuh kejadian kucu dengan banyak karakter protagonis, persahabatan antar lelaki, dan perempuan atraktif dengan rupa menawan.
Shounen Ai
Secara harfiah berarti “Cinta-Lelaki”, dipakai dalam anime/manga dengan plot utama tentang para pria “cantik” yang sedang jatuh cinta dan fokus pada emosional dan sisi idealis dalam kisah percintaan tanpa unsur seks dan erotisme.
Slice of Life
Frase yang digunakan untuk menggambarkan anime/manga yang mengambil cerita dari suatu kejadian dalam kehidupan sang karakter. Plot fokus pada kehidupan sehari-hari orang biasa, tanpa elemen supranatural. Cerita tidak mengarah pada akhir tertentu dengan ending yang bebas.
Smut
Merupakan istilah sehari-hari dari kata: pornografi dan tidak senonoh. Istilah smut dipakai untuk anime/manga yang alur ceritanya mengandung unsur seksualitas dan pornografi.
Sports
Genre yang berfokus pada atlet, pelatih profesional atau amatir. Tujuan utama adalah untuk menceritakan proses latihan, kompetisi, dan aktifitas lain yang terkait. Genre olahraga biasanya nyata secara visualisasi dan berputar pada kemampuan asli manusia tanpa unsur magis atau supranatural.
Supernatural
Istilah ini dipakai untuk menggambarkan anime/manga yang bercerita mengenai peristiwa yang diluar kewajaran dan biasanya melibatkan banyak hantu, setan, monster, atau hal gaib.
Tragedy
Dalam cerita bergenre tragedi, tokoh utama selalu dalam penderitaan yang berat. Kejadian tidak menyenangkan, menjadi konsekuensi dari kesalahan tragis, kelemahan moral, dan ketidakmampuan dalam menghadapi cobaan hidup.
Yaoi
Istilah ini dipakai untuk menggambarkan anime/manga yang berfokus pada hubungan sesama pria yang menggambarkan hubungan homoseksual. Seringkali, cerita yaoi hanya berfokus pada seks dan menomorduakan aspek jalur cerita, emosi, dan pengembangan karakter.
Yuri
Anime/manga yuri bercerita mengenai hubungan asmara sesama perempuan/lesbian. Cerita ini berfokus pada aspek seksual dan emosional dalam hubungan asmara. Tidak seperti yaoi, yuri masih menekankan aspek jalan cerita yang jelas dan pengembangan karakter.